Mksr. Jika sebelumnya anda menganggap sosok vampir hanya dalam imajinasi ataupun film, maka mulai dari sekarang mulailah untuk memikirkan dan mempertimbangkan kebenaran itu kembali.
Dilansir dari laman science alert, rabu (1/4/2015), seorang peneliti bernama John edgar browning yang berasal dari Georgia Institute of technology/ Amerika, telah membenarkan akan keberadaan kelompok misterius tersebut. Hal ini didasari setelah John meneleti melalui pendekatan etnografik didua wilayah di negara paman sam tersebut, yaitu New orleans dan Buffalo.
John mengungkapkan bahwa para Vampir ternyata hidup ditengah-tengah manusia dan bergabung secara kolektif dengan lingkungan sekitar mereka. Layaknya manusia biada mereka menikah, cerai, dan sebagainya. Hal itulah yang membuat keberadaan kelompok penghisap darah ini sulit diendus keberadaannya, dan hanya menjadi misteri berabad-abad lamanya.
Menurutnya lagi, sosok Vampir yang melekat diimajinasi kita selama ini bahwa mereka bertaring serta merupakan kelelawar jadi-jadian adalah salah. Mereka sesungguhnya manusia yang mengalami perubahan secara alami dan membutuhkan secara biologi asupan makanan berupa darah manusia dan hewan, serta energi psikis yang diserap dari para korbannya guna memperoleh energi.
Setelah mendapatkan energi, mereka akan kembali menjalani hidup normal selama beberapa waktu kedepan, makan buah-buahan dan lain sebagainya layaknya manusia secara utuh.
Sang peneliti telah mengklaim bertemu 35 sosok vampir selama penelitiannya berlangsung, tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah dan menyebar kepelosok dunia lain termasuk indonesia mungkin ? Hohohoho :)



No comments:
Post a Comment