Thursday, March 19, 2015

Ini dia salah satu motor terlangka di dunia





Mksr. Sebuah motor tua unik dan langka berhasil ditemukan oleh petugas pipa air disebuah gedung apartemen tua, chihago amerika serikat. Saat sang petugas sedang memperbaiki aliran air ledeng dibangunan tua tersebut, ia bermaksud merobohkan salah satu dinding bangunannya guna mempermudah proses perbaikannya. Namun selanh beberapa menit setelah roboh sang pekerja pipa tersebut kaget bukan kepalang melihat seonggok besi tua didepannya berdiri gagah terparkir. Sang pemilik rumah yang sudah terhitung lansia tersebut menjelaskan bahwa dahulu sang anak sebelum ikut bergabung sebagai tentara saat perang dunia pertama berkecamuk menitipkan sang kuda besi pada dirinya. Ia juga mengaku bahwa motor itu adalah motor hasil curian sang anak sebelum berangkat berperang, namun karena sang anak tak kunjung kembali dan diduga telah meninggal dimedan perang memilih membiarkan sang motor terparkir rapi tanpa pernah disentuhnya lagi.

Diketahui bahwa motor tersebut adalah rakitan tahun 1917 bermerek Traub sesuai dengan yang tertera dibody nya. Luar biasanya lagi setelah dibedah ternyata the Traub memiliki piston dengan buatan tangan alias manual !!! Terlebih lagi ring piston sang motor dianggap sudah mendekati sempurna dan terbaik dimasanya kala itu. The Traub terdiri dari 80 kubik pasir besi cor dengan mesin yang sudah memiliki penutup katup samping, sang motor juga enteng untuk mencapai kecepatan 85 mph. Dari semua klasifikasi dan kelengkapan yang dimilikinya wajar jika sang Traub adalah motor elegan dan modern dikelasnya saat itu.

Sang motor kini berada dan dipamerkan di museum wheels, maggie valley/ North carolina. Yang menjadi pertanyaan dan belum terungkap sampai sekarang adalah siapa gerangan sang perakit motor legendaris tersebut, mengingat sampai detik ini belum ditemukan The Traub yang lainnya alias satu-satunya di dunia !!! Terlebih lagi pada masa itu teknologi dunia motor belum besar untuk mengikuti segala komponen yang melekat pada sang motor the Traub.










No comments:

Post a Comment